Wednesday, June 09, 2010

Melayu bersikap tok Arab kuno


Oleh Anak Mami

Islam mengajar umatnya membenci, memarahi, menghina Yahudi, ini lah catatan yang terdapat dalam pengajaran Islam, kenapa Melayu patut anggap diri mereka sebagai orang arab kuno? Corak pemikiran di zaman arab kuno hanya menyelesaikan masalah dengan pembunuhan, tapi zaman kini orang arab zaman moden pun tak kisah tentang kaum Yahudi, hanya kaum Melayu sajalah yang asyik jadi pejuang Islam, kafir mengkafir, mendiskriminasikan kaum lain. Elok lah di Malaysia Negara multiracial, corak pemikiran arab kuno hanya mencemarkan otak melayu.

Memang pun, corak pemikiran Melayu lebih cenderong dalam emosi, tambahan pula ideology kebencian yang diserab masuk otak Melayu, maka bagi Melayu , dunia ini akan gelap dan penuh dengan kegelisahan. :
1. Keras hati dan zalim (Al-Baqarah:75,91,93,120,145,170; An-Nisa:160; Al-Maidah:41)
2. Musuh yang paling bahaya bagi orang-orang Islam (Al-Maidah:82)
3. Mengubah dan memutarbalikkan kebenaran (Al-Baqarah:75,91,101,140,145,211; Ali Imron:71,78; An-Nisa:46; Al-Maidah:41) Orang Umno lebih cekap memutar belitkan segala.
4. Menyembunyikan bukti kebenaran (Al-Baqarah:76,101,120,146; Ali Imron:71) Ini sikap Melayu UMNO lebih canggih.
5. Hanya menerima perkara-perkara atau kebenaran yang dapat memenuhi cita rasa atau nafsu mereka (Al-Baqarah:87,101,120,146; Al-Maidah:41)。Sifat orang UMNO, melayu tak Nampak??
6 Memekakkan telinga kepada seruan kebenaran, membisukan diri untuk mengucapkan perkara yang benar, membutakan mata terhadap bukti kebenaran dan tidak menggunakan akal untuk menimbangkan kebenaran (Al-Baqarah:171)Tanya lah Tok Imam besar Najib di paling pandai
7. Mencampuradukkan yang benar dan yang salah, yang hak dan yang batil (Ali Imran:71)- sikap UMNO sebenar.
8. Berpura-pura mendukung orang Islam tetapi apabila ada di belakang orang-orang Islam, mereka mengutuk dengan sekeras-kerasnya (Al-Baqarah:76; Ali Imran:72,119)
9. Hati meraka sudah tertutup akan Islam kerana dilaknat oleh Allah SWT yang disebabkan oleh kekufuran mereka sendiri (Al-Baqarah:88,120,145,146)
10. Kuat berpegang pada rasa kebangsaan mereka dan mengatakan bahwa mereka adalah bangsa yang istimewa yang dipilih oleh Tuhan dan menyakini agama yang selain daripada Yahudi adalah salah (Al-Baqarah:94,111,113,120,135,145; Al-Maidah:18) Apa bezanya sikap Melayu yang racist?? Sama juga dengan Yahudi.
11. Tidak suka, dengki, iri hati terhadap orang-orang Islam (Al-Baqarah:90,105,109,120) ini lah sikap Melayu, tapi melayu tak sedar.
12. Mencintai kemewahan dan kehidupan dunia, bersifat tamak dan rakus, menginginkan umur yang panjang dan mengejar kesenangan serta takut akan kematian (Al-Baqarah:90,95,96,212) Sikap Melayu moden lah, duit boleh jadi semua.
13. Berkata bohong, mengingkari janji dan melampaui batas (Al-Baqarah:100,246,249 Ali Imran:183,184; An-Nisa:46)
14. Berlindung di balik mulut yang manis dan perkataan yang baik (Al-Baqarah:204,246; Ali Imron:72; An-Nisa:46) Tanya PAS, macam mana PAS ditipu UMNO
15. Mengada-ada perkara-perkara dusta dan suka kepada perkara-perkara dusta (Ali Imran:24,94,183,184; Al-Maidah:41), ini lah sikap Melayu Haprak.
16. Berlaku sombong dan memandang rendah terhadap orang-orang Islam (Al-Baqarah:206,212,247) Tanyalah geng songkok tinggi, Nampak jelas.
17. Tidak amanah dan memakan hak orang lain dengan cara yang salah (Ali Imran:75,76; At-Taubah:34) Ini betul betul sikap Melayu..jelas.
18 . Selalu melakukan kerosakan dan menganjurkan peperangan (Ali Imran:64) ini lah melayu yang suka bakar gereja, membunuh melayu sendiri, siapa dia??

Haruslah diperingatkan , Melayu bukanlah spesis bangsa yang paling sempurna, bangsa yang paling mendekati syurga, tetapi Melayu Cuma satu kaum yang hidup dalam dunia, Orang Arab kuno bukan saja mengutuk sikap Yahudi, tetapi sikap manusia sendiri, Cuma Melayu putar belit dan menyalahkan kaum lain di dunia, memang pun, tok arab kuno memang tak berupaya menandingi kecerdikan orang Yahudi, kelicikan orang Yahudi, jadi apa perbezaannya sikap Melayu di Malaysia yang suka kafir mengkafir bangsa lain?? Tiada bezanya sebab corak pemikiran Melayu memang serupa piawaiannya dengan tok arab kuno. Bodoh angkuh!! Benci satu dunia,. Tiada pertandiang, tak mengerti persaingan. ..

Fahamilah cara cara jadi manusia yang lebih sempurna

May all sentient beings have happiness and its causes,
May all sentient beings be free of suffering and its causes,
May all sentient beings never be separated from bliss without suffering,
May all sentient beings be in equanimity, free of bias, attachment and anger.

'Compassion and love are not mere luxuries.
As the source both of inner and external peace,
they are fundamental to the continued survival of our species.'

His Holiness the XIV Dalai Lama

7 comments:

Anonymous said...

Padamkan saja tahi babi - melayu dan arab kuno. RIP.

Atay said...

Melayu yang sebenar adalah Melayu yang buat kerja sendiri. Bangsa Melayu yang disayangi oleh Allah diganjarkan dengan:

a)Bumi tanah melayu yang subur;
b)Cuaca yang baik untuk tanaman
c)Air & sinar matahari yang cukup
d)Sungai & laut sekeliling kepulauan Tanah Melayu yang sangat subur dengan sumber-sumber laut.

Atas sebab-sebab yang disebutlah maka bangsa Melayu tidak perlu bersusah payah untuk mencari rezeki untuk hidup kerana telah dikurniakah Allah dengan bermacam-macam kesenangan seperti :

1) Musim pertama buah durian - sangat enak dan dilengkapi dengan segala vitamin.

2) Setelah makan buah durian, Allah beri pula buah manggis bagi menyejukkan badan.

3) Buah rambai pula diberi buat mencuci perut selepas makan bermacam buah-buahan.

4) Ikan kembong dicipta mengandungi protein yang sangat tinggi.

Kesimpulannya adalah pada 100 tahun dahulu bangsa Melayu tidak pernah mengemis dan meminta bantuan apabila ditimpa bencana seperti banjir atau lain-lain musibah.

Melayu haprak adalah keturunan dari kacukan India, Cina serta mat saleh. Mereka inilah yang mengajar bangsa Melayu untuk meminta-minta dan memberi subsidi kerana mereka perlu hidup ditanah Melayu dan mereka inilah yang mengajar Melayu asal untuk menjadi hamba kepada mereka.

- Atay -

Anonymous said...

Om Mani Padme Hum.

Anonymous said...

Atay bengang,
mana ada melayu keturunan cina di bumi ini ? Jangan talk cock,nanti di sepak pula !

Anonymous said...

Atay:
sejarah manusia di bumi ini tiada wujud Melayu asal , Melayu asal adalah ciptaan kamu sendiri,

Orang asal adalah orang asli yang lahir sebelum kedatang kaum melayu. pastikan orang asal.. orang asli .tapi bukan melayu asal .

Kamu ni nampak cerdik pandai putar belitkan sejarah, nampaknya kamu juga seekor melayu haprak >

Mana ada bangsa melayu?? bangsa melayu adalah bangsa rojak!! bangsa pendatang juga. Paham??

flyer168 said...

Just to share this with you...


http://www.authorstream.com/Presentation/sharonsaw-385037-religion-important-boff-dalai-lama-leonardo-truth-yourreligionisnotimportant-spiritual-inspirational-ppt-powerpoint/

Presentation Transcript

Slide 1:
A brief dialogue between a Brazilian theologist Leonardo Boff and HH the Dalai Lama. YOUR RELIGION IS NOT IMPORTANT Leonardo is one of the renovators of the Theology of Freedom.


Slide 2:
In a round table discussion about religion and freedom in which HH the Dalai Lama and myself were participating at recess I maliciously, and also with interest, asked him: “Your holiness, what is the best religion?”


Slide 3:
which surprised me because I knew of the malice contained in my question. He answered: “The best religion is the one that gets you closest to God. It is the one that makes you a better person.” I thought he would say: “Tibetan Buddhism” or “The oriental religions, much older than Christianity” The Dalai Lama paused, smiled and looked me in the eyes ….


Slide 4:
To get out of my embarrassment with such a wise answer, I asked: “What is it that makes me better?” He responded: “Whatever makes you more compassionate, more sensible, more detached, more loving, more humanitarian, more responsible, more ethical.” “The religion that will do that for you is the best religion”


Slide 5:
I was silent for a moment, marvelling and even today thinking of his wise and irrefutable response: “I am not interested, my friend, about your religión or if you are religious or not. “What really is important to me is your behaviour in front of your peers, family, work, community, and in front of the world.” “Remember, the universe is the echo of our actions and our thoughts.”


Slide 6:
“The law of action and reaction is not exclusively for physics. It is also of human relations. If I act with goodness, I will receive goodness. If I act with eviI, I will get evil.” “What our grandparents told us is the pure truth. You will always have what you desire for others. Being happy is not a matter of destiny. It is a matter of options.”


Slide 7:
Finally he said: “Take care of your Thoughts because they become Words. Take care of your Words because they will become Actions. Take care of your Actions because they will become Habits. Take care of your Habits because they will form your Character. Take care of your Character because it will form your Destiny, and your Destiny will be your Life … and … “There is no religion higher than the Truth.”

Cheers.

Anonymous said...

Atay bengang,
Tak ada respond-kah ? Dah kena sepak ?